Polisi Selidiki Kasus Dugaan Penganiayaan Seorang Istri di Lembor

Labuan Bajo, Ekorantt.com – Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat (Mabar) tengah menyelidiki kasus dugaan penganiayaan seorang istri berinisial EPA (20) warga Lengkong Cepang, Nanga Lili, Kecamatan Lembor, Rabu (27/10/ 2021). Kasus ini dilaporkan ke Polres setempat, Jumat (29/10).

“Sudah kami terima laporan dan dalam proses penyelidikan,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Mabar, Iptu Yoga Dharma kepada Ekora NTT, Sabtu (30/10) malam.

EPA diketahui dipukul oleh suaminya KF hingga babak belur. Akibatnya, kedua mata korban mengalami luka lebam bahkan nyaris tidak bisa melihat. Bibir bawa dan atasnya bengkak.

Orang tua korban, Rober menjelaskan penganiayaan itu bermula ketika korban dan pelaku mengikuti acara keluarga di Lengkong Cepang. Saat itu anak semata wayang mereka menangis di pangkuan korban yang sedang duduk menyaksikan suaminya yang sedang asik bergoyang.

Karena terus menangis, korban memanggil suaminya yang sedang goyang untuk menggendong sang buah hati. Namun, pelaku tak menggubrisnya dan terus berjoget.

iklan

Korban lanjut Rober, kemudian berupaya membujuk suaminya agar berhenti bergoyang.

Lantaran usahanya sia – sia, EPA membawa anaknya masuk ke dalam kamar untuk menemaninya tidur.

“Karena masih terus menangis, korban pun meminjam Hp keluarga untuk dikasih main ke anak semata wayangnya. Begitu anaknya asik main Hp, EPA keluar dan betapa kagetnya ia melihat suaminya sedang “ngobrol” dengan perempuan lain,” terang Rober.

Korban kembali masuk ke dalam kamar. Namun, karena tidak puas EPA keluar dan mendapati suaminya masih asik dengan perempuan lain. Ia kembali masuk ke dalam kamar.

Rober mengatakan pelaku yang merasa terganggu dengan tingkah istrinya, kemudian bergegas masuk ke dalam kamar. Ia mendapati istrinya sedang asik main handphone dengan anaknya.

“Waktu itu dia cemburu karena melihat istrinya main Hp. Dia tanya ke istrinya itu HP siapa. Istrinya tidak menjawab,” ujarnya.

Pelaku yang sudah emosi langsung menendang tubuh bagian belakang korban. Ia juga memukuli wajah korban. Pelaku juga memukuli bibir korban hingga bengkak.

Rober menambahkan pada Jumat (29/10) sekitar pukul 22. 00 Wita korban didampingi ayahnya datang ke SPKT Polres Mabar untuk melaporkan kasus tersebut.

Sandy Hayon

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA