Bajawa, Ekorantt.com – Menteri Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Arifa Fauzia, mengingatkan orang tua untuk membatasi penggunaan gadget pada anak serta melakukan pengawasan agar penggunaan dilakukan secara bijaksana.
Hal tersebut disampaikannya saat melakukan dialog bersama Forum Anak Kabupaten Ngada yang berlangsung di Aula Hotel Virgo pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Menurutnya, pengawasan dilakukan agar anak tidak menggunakan waktu yang berlebihan untuk bermain game atau berselancar di media sosial dengan tujuan yang tidak jelas.
“Media sosial harus dimanfaatkan sebagai sarana untuk belajar, berbagi informasi positif dan mengembangkan kreativitas,” ujarnya.
Arifa bilang, jika tidak ada pengawasan, penggunaan gadget bisa berujung pada perundungan, penyebaran informasi yang tidak benar hingga perilaku menyimpang.
Ia menegaskan pengendalian diri dalam penggunaan gadget sangat penting dalam membentuk karakter dan kedewasaan anak era digital.
Untuk mengatasi persoalan itu, ia menyarankan agar menghidupkan tradisional yang memiliki nilai seperti kerja sama tim dan disiplin.
Bupati Ngada Raymundus Bena mengingatkan anak agar tidak meninggalkan identitas dan norma budaya di tengah kemajuan teknologi saat itu.
“Karena nilai dan norma yang ditinggalkan leluhur merupakan fondasi dasar membentuk karakter anak sejak dini,” ungkapnya.
Ia mengajak forum anak untuk terlibat aktif melaporkan kekerasan pada anak di sekitar tempat tinggal.
Dalam masa kepemimpinannya, Bupati Raymundus juga berkomitmen untuk melibatkan anak dalam setiap pengambilan keputusan.












