Gegara Rebutan Tanah, Kakak Bacok Adik di Bola

Bola, Ekorantt.com – Dua orang kakak beradik di Desa Ipir, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka terlibat konflik berdarah akibat rebutan tanah.

Sang kakak membacok tubuh adiknya dengan sebilah parang panjang.

Dalam rilis pers yang diterima EKORA NTT, Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang melalui Kapolsek Bola Ipda Darius Dewa menjelaskan, peristiwa penganiayaan ini terjadi di Wairbolat, tepatnya di pinggir kali Waigete, Dusun Ipir, Desa Ipir, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, Rabu, 25 September 2019 sekitar pukul 16.30 WITA.

“Anggota mendapat laporan dari warga bahwa ada pembunuhan. Setelah mendapat laporan, anggota langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan pelaku dan barang bukti berupa sebilah parang panjang yang berukuran kurang lebih 60 centimeter,” ujarnya.

Dua orang kakak beradik itu adalah Robertus Maros (55) dan Marius (64).

iklan

Keduanya berprofesi sebagai petani.

Polisi telah mengamankan keduanya di ruang tahanan Polres Sikka untuk dimintai keterangan.

Sementara itu, korban bacokan masih dirawat di Puskesmas Bola.

Pelaku dan korban masih memiliki hubungan keluarga yang dekat.

Status keluarga keduanya adalah sepupu kandung.

Jarak antara rumah pelaku dan rumah korban sangat dekat.

Kapolsek Bola memaparkan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, diduga pemicu masalah konflik keduanya adalah sengketa tanah.

“Sementara ini, menurut keterangan saksi, diduga motif dari penganiayaan tersebut masalah tanah. Barang bukti sudah kita amankan,” katanya.

Menurut sejumlah saksi mata, sebelum kejadian, korban datang ke rumah pelaku sambil memaki-maki pelaku.

Pelaku merasa tidak puas.

Pelaku mengambil sebilah parang miliknya, mengayunkan parang tersebut, dan membacok tubuh korban secara berulang kali.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian kepala, bahu, punggung belakang, pinggang sebelah kanan, dan bagian tangan kanan. 

Setelah kejadian, polisi membawa korban ke Puskesmas Bola.

Menurut keterangan pihak Puskesmas Bola, korban mengalami luka robek dan mendapatkan 205 jahitan. (yop)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA